Mengkritik Bangsa sendiri Seperti Menggantung Kepercayaan Diri Diatas Tiang Kebodohan

 Ada yang aneh di Negara ini, bangsa indonesia terlalu senang mengkritik,parahnya lagi kita lebih senang atau lebih sering mengkritik bangsa/tanah airnya sendiri, pernah mendengar ada sebagian (banyak) orang di negeri ini yang berujar bahwa negara kita ini (INDONESIA) adalah negara korup? negara miskin ?negara yang ketinggalan ?, Padahal setiap orang harusnya bangga terhadap negaranya sendiri, kita sama-sama tahu bahwa setiap ucapan adalah doa (kata orang :D), bagaimana mungkin kita bisa bangkit sementara kita hanya menjadi seseorang yang lebih sering menghujat dari pada menujukan perubahan.

Saya pernah melihat disalah satu stasiun TV swasta yang mengadakan siaran langsung mengambil tema tentang posisi indonesia sebagai negara korup di dunia, mereka beradu debat dalam perbincangan yang menurut saya tidak penting, bagaimana mungkin ada seorang Anak bangsa yang dengan lugasnya mengutarakan tentang kebobrokan bangsanya lewat media yang bisa saja disaksikan juga oleh negara lain, bukankah hanya menjadi bahan tertawaan saja, toh Tuhan saja sudah sedemikian baik menutup aib kita, tapi kenapa kita malah membuka aib kita sendiri, dan konyolnya lagi kita membuka aib/kekurangan negara kita  lewat sebuah acara yang disaksikan oleh begitu banyak orang ( live gitu lohhh, di TV lagi. hehehe).

Ini bukan tentang berkaca /instropeksi diri, ini lebih kepada bahwa kita sesungguhnya sudah tidak memiliki kepercayaan diri lagi, kita terlalu takut untuk berubah, terlalu larut terhadap ketertinggalan kita, terlalu senang menjadi seorang pengkritik, bukankah indonesia ini adalah negara kaya? lalu kenapa hanya kebobrokannya saja yang selalu dibicarakan,kenapa tidak membicarakan tentang kemampuan indonesia yang lain,  masyarakat kita sepertinya senang sekali untuk diam ditempat dan hanya bercuap-cuap menilai sesuatu yang sebenarnya tidak penting.

Sebagai bagian dari negara besar ini harusnya kita bisa lebih baik lagi dalam  menjaga nama baik ibu pertiwi ini, menilai sesuatu untuk perubahan memang baik,tapi alangkah baiknya kita langsung ikut dalam membawa perubahan itu sendiri, bukan seperti komentator sepak bola yang hanya bisa mengomentari sebuah pertandingan yang padahal belum tentu dia sendiri bisa bermain sebaik apa dari mereka yang sedang dikomentarinya. yuk bos mulai sekarang kita lebih memperhatikan negara ini dengan prestasi dan dedikasi (apapun bentuknya dan apapun caranya), bukan menjadi penghujat didalam keterbatasan negeri ini.

semangat Indonesia !!!



0 komentar:

Posting Komentar